RESUME DESAIN MEDIA INTERAKTIF
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
XII MM 2/ 14
DESAIN MEDIA INTERAKTIF
A. Pengertian Multimedia Interaktif
Multimedia Interaktif adalah media yang menggabungkan teks,
grafik, video, animasi dan suara.
B. Jenis Multimedia Interaktif
Cara penyampaiannya melalui jalur atau saluran jaringan. Contoh : situs web, Yohoo messenger, dll.
2. Offline
Cara penyampaiannya tidak melalui jalur atau saluran jaringan. Contoh : CD Interaktif Company Profil, media pembelajaran, dll.
C. Manfaat Multimedia Interaktif
2. Tutorial (Penggunaan alat)
3. Hiburan (Game)
4. Dan lain-lain.
- Tutorial
Salah satu jenis model
yang memuat penjelasan, rumus, prinsip, bagan, tabel, definisi istilah,
latihan, dan percabangan yang sesuai. Tujuan dari
model Tutorial untuk memberikan informasi, mengevaluasi/ pernyataan -
pernyataan, dan adanya umpan balik sesuai dengan keinginan pengguna.
- Drill
and Practice
Model yang tidak
memuat materi tetapi langsung pada berlatih dan praktik sesuai dengan teori
yang pernah dilatih sebelumnya. Fungsi utama untuk memberikan latihan dan
praktik sebanyak mungkin terhadap kemampuan pengguna.
- Simulasi
Model yang disesuaikan dengan keadaan sebenarnya yang dihadapai oleh pengguna dengan tujuan untuk memperoleh pengertian global tentang proses. Simulasi digunakan untuk memperagakan sesuai dengan aslinya atau nyatanya sehingga pengguna merasa seperti berada dalam keadaan yang sebenarnya.
- Instructional
Games
Model yang berisi tentang tata cara menjalankan atau suatu prosedur menjalankan proyek multimedia interaktif. Manfaat model ini adalah untuk meningkatkan kemampuan memahami suatu prosedur. Seperti halnya simulasi, game, pembelajaran, dll.
- Hybrid
Model yang menggabungkan dua atau lebih model multimedia interaktif. Tujuannya adalah untuk memperkaya kegiatan pengguna dalam memahami informasi/pengetahuan yang disampaikan pada multimedia interaktif. Contoh model hybrid adalah penggabungan model tutorial dengan model drill and practice.
Konsep Pembuatan Media
- Menentukan
Tujuan, saat kita membuat suatu media, parti berdasarkan tujuan. Tentukan
tujuan dari media ini. Untuk media pembelajaran, untuk game atau
permainan, untuk informasi, dll.
- Memahami
Karakteristik User, tingkat kemampuan pengguna (user) berbeda-beda dalam
memahami desain, maka dari itu disesuaikan dengan karakteristik
user.
2. Design
Tahap dimana menjabarkan secara
rinci apa yang akan dilakukan dan bagaimana proyek multimedia tersebut akan
dibuat. Pembuatan naskah ataupun navigasi serta proses desain lain harus secara
lengkap dilakukan. Biasanya dibuat Flowchart dan Storyboard.
3. Material Collecting
Merupakan proses untuk pengumpulan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam proyek. Mengenai materi yang akan disampaikan, kemudian file-file multimedia seperti audio, video, dan gambar yang akan dimasukkan dalam penyajian proyek multimedia tersebut.
4. Assembly
Yaitu penyusun, pembuatan, penataan tata letak dan keserasian berdasarkan etika atau watak karakter dan estetika/nilai rasa yang disampaikan. Pembuatan berdasarkan storyboard, Flowchart, struktur navigasi, atau diagram pada tahap desain.
5. Testing
Setelah hasil dari proyek multimedia jadi, perlu dilakukan uji coba. Uji coba dilakukan dengan menerapkan hasil dari proyek multimedia tersebut pada pembelajaran secara minor. Hal ini dimaksudkan agar apa yang telah dibuat sebelumnya memang tepat sebelum dapat diterapkan dalam pembelajaran secara massal.
6. Distribution
Tahap
penggandaan dan penyebaran hasil kepada pengguna. Multimedia perlu dikemas
dengan baik sesuai dengan media penyebar luasannya, apakah melalui CD/DVD,
download, ataupun media yang lain.
STORYBOARD
1. Pengertian Storyboard
Storyboard adalah kumpulan sketsa gambar yang disusun dengan berurutan yang disesuaikan dengan ide atau naskah agar cerita yang akan di sampaikan dapat diterima dengan mudah.
2. Fungsi Storyboard
- Memberikan
penjelasan tentang alur cerita berdasarkan gambaran besar, mulai dari awal
cerita, bagian tengah, hingga akhir cerita.
- Storyboard
berfungsi sebagai media untuk perencanaan media pembelajaran
- Memudahkan
dalam membuat dan memahami sebuah alur pada pembuatan media interaktif.
3. Manfaat Storyboard
- Memudahkan
dalam membuat desain atau rancangan media interaktif yang akan dibuat
- Sebagai
panduan ketika membangun media interaktif agar sesuai dengan apa yang
diharapkan.
* Storyboard Multimedia Interaktif sedikit berbeda dengan storyboard pembuatan film dan animasi, dimana lebih ditekankan pada alur fungsi dari tombol dan halaman sehingga lebih mudah untuk memahaminya.
-Contoh 1-
• Penjelasan dikolom yang berbeda ( disamping atau bawahnya )
• Bagian atas terdapat keterangan nomer, sin
-Contoh 2-
-Contoh 3-
• Visual gambar berisi user interface
• Keterangan audio
• Keterangan scene dan fungsi button
-Contoh 4-
• Keterangan frame atau slide
• Catatan disamping dan audio dibawah
-Contoh 5-
Konsep Multimedia Interaktif
Multimedia berasal
dari bahasa latin yaitu multi berarti banyak atau bermacam-macam dan media yang
berasal dari kata medium berarti perantara,atau sesuatu yang digunakan untuk
menyampaikan atau membawa sesuatu. Multimedia dapat berarti penggunaan
media yang merupakan kombinasi antara satu atau lebih dari teks teks, gambar
(image), video, dan atau audio sebagai satu kesatuan untuk menyampaikan pesan
atau informasi tertentu kepada audiens.
- Heinich,
Russel Molenda & Smaldino (1999) multimedia merupakan gabungan
dari dua atau lebih format media (teks, gambar, audio, video, dan animasi)
yang terintegrasi ke dalam satu bentuk informasi atau program instruksi.
- Vaughan
(2008) multimedia adalah komposisi dari berbagai media yang
disampaikan menggunakan perangkat digital atau komputer.
- Turban,dkk
( 2002) multimedia adalah komposisi dari dua atau lebih media input
atau output dari data, dimana media tersebut dapat berupa audio
(suara/musik), animasi, video, teks, grafik/gambar.
-
Multimedia Linear
Multimedia linear adalah suatu multimedia yang tidak
dilengkapi dengan alat pengontrol apapun yang dapat dioperasikan oleh pengguna.
Multimedia ini berjalan sekuensial (berurutan), contohnya TV dan film.
- Media Interaktif
Media interaktif biasanya mengacu pada produk dan layanan digital pada sistem berbasis komputer yang merespon tindakan pengguna dengan menyajikan konten seperti teks, gambar bergerak, animasi, video, audio, dan video game.
1. Struktur Navigasi Linear
Merupakan struktur
yang mempunyai satu rangkaian cerita berurutan . Struktur ini menampilkan satu
demi satu tampilan layar secara berurutan menurut aturannya . Struktur Navigasi
Linear merupakan struktur yang hanya mempunyai satu rangkaian cerita berurut .
Tampilan yang dapat ditampilkan pada struktur jenis ini adalah satu halaman
sebelumnya atau satu halaman sesudahnya tidak dapat dua bercabang , yaitu
merupakan suatu struktur yang mengandalkan percabangan untuk menampilkan data
atau gambar pada layar dengan criteria tertentu . Tampilan pada menu pertama
disebut master page ( halaman utama satu ) , halaman tersebut mempunyai halaman
percabangan yang disebut slave page ( halaman pendukung ) dan jika dipilih
menjadi halaman kedua , begitu seterusnya .
2. Struktur Navigasi Nonlinier
Struktur navigasi
nonlinier ( tidak terurut ) merupakan pengembangan dari struktur navigasi
linier , hanya saja pada navigasi ini diperkenankan untuk membuat percabangan .
Percabangan pada struktur nonlinier berbeda denagn percabangan pada struktur
hirarki , pada struktur ini kedudukan semua page sama , sehingga tidak dikenal
dengan adanya master atau slave page .
3. Struktur Navigasi Composite (Campuran )
Merupakan gabungan
dari struktur sebelumnya dan disebut juga struktur navigasi bebas , maksudnya
adalah jika suatu tampilan membutuhkan percabangan maka dibuat percabangan .
Struktur ini paling banyak digunakan dalam pembuatan aplikasi multimedia .
4. Navigasi Composite (Campuran)
Merupakan struktur gabungan
dari ketiga struktur sebelumnya . Struktur ini disebut juga struktur navigasi
bebas . Kelebihan dengan menggunakan struktur navigasi ini adalah suatu
aplikasi mampu memberikan keterkaitan informasinya lebih baik.
Contoh Multi Media Pembelajaran Interaktif Online
⇒ Media Pembelajaran Online Berbentuk Audio
Contoh media pembelajaran Online yang berbentuk audio antara
lain:
- Radio
Edukasi Kemdikbud (radioedukasi.kemdikbud.go.id)
- Suara
Edukasi (suaraedukasi.kemdikbud.go.id)
- Jogja
Belajar Radio (jbradio.jogjabelajar.org)
- Podcast
English First (Podcast untuk belajar listening Bahasa inggris)
- Sumber
Belajar Kemdikbud Audio (sumber.belajar.kemdikbud.go.id)
- Multimedia untuk Pembelajaran Online : Google Classroom, Microsoft Teams, Moodle, Fedena, Edmodo, Schoology, PesonaEdu, Fisikanet Lipi, Kelas Digital Rumah Belajar Kemdikbud, Laboratorium maya Rumah Belajar Kemdikbud dan lain sebagainya.
- Multimedia untuk Latihan Soal Online : Google Form, Office Form, Quizziz, dan lain-lain
- Media pembelajaran berbasis web : WordPress Edublogs, Blogspot, Google site, Indonesia Montessory, Selingkar, Wolfram Alpha dan lain sebagainya.
- Media Pembelajaran Online berbasis Games : m-edukasi kemdikbud, games pembelajaran di playstore/app store, dan lain-lain
- Media Pembelajaran untuk study literasi : Google Search, Bing Search, Wikipedia, Wikihow,
- Media pembelajaran Literasi Geografis : Google Maps, Bing Maps, Wordwide Telescope, Microsoft Photosync dan lain-lain.
- Media Pembelajaran terjemah Bahasa : KBBI Online Kemdikbud, Google Translator, Bing Translator, Kamus online dan lain sebagainya
- Media Pembelajaran Kelas Jarak Jauh : Zoom, Google Meet, Whatsapp VC Grup, Skype, Microsoft Teams, Cisco Webex dan lainnya
→Multimedia Pembelajaran Interaktif Online berbentuk Audio Visual
- Media Pembelajaran Kelas Jarak Jauh : Zoom, Google Meet, Whatsapp VC Grup, Skype, Microsoft Teams, Jogja Belajar Class dan lainnya
- Multimedia Pembelajaran berbasis Video Audio Visual : Rumah Belajar Kemdikbud, Youtube, Vimeo, Jogja Belajar Budaya, Ruang Guru, QuipperClass, Zenius Education, Sekolahmu, Kelas Pintar, dan masih banyak lagi lainnya.
⇒ Media Pembelajaran Interaktif Offline
→Media Pembelajaran Offline Berbentuk Audio
Media pembelajaran
audio offline contohnya rekaman cerita/fable/wayang/lagu nasional/lagu
daerah baik melalui kaset pita, compact disk , maupun flashdisk. Untuk media
aplikasi offline contohnya Tiny Piano. Sedangkan untuk media perangkat keras
contohnya Phonograph, Gramaphone, dan lain-lain.
→Multimedia Pembelajaran Offline Berbentuk Visual
Multimedia
Pembelajaran Offline Visual contohnya Aplikasi Rakentest, Software Kalkulator
Ilmiah Sicyon Lite, Animals for Kids, Chinese Toolbox, ChemDigit,
Celestia Portable, Anathomy Illustrator, Smart Draw, Bone Lab, berbagai macam
aplikasi kamus offline, Start Chart dan lain-lain. Oya, untuk menemukan
berbagai aplikasi offline ini bisa mencari dan mendownload master softwarenya
di internet kemudian diinstal di laptop/PC masing-masing. Selamat
bereksplorasi!
→Media Pembelajaran Offline Berbentuk Audio Visual
Multimedia pembelajaran audio visual offline bisa berupa film anak, film kartun di televisi, hingga game pembelajaran offline yang bisa kita download di internet.
⇒ Aplikasi Online Offline untuk Membuat Multimedia Pembelajaran Interaktif
→Aplikasi Pembuat Multimedia Pembelajaran Digital Audio
Aplikasi untuk membuat
media pembelajaran berbentuk audio yang bisa digunakan adalah Anchor, Castbox,
Google Podcast, Pocket Cast, Podbean, Podcast Addict, Podcast Go, Portable
Balabolka, Vocaroo dan lain sebagainya.
→Aplikasi untuk Membuat Meida Pembelajran Interaktif Visual
Software Aplikasi pembuat Multimedia Pembelajaran
Interaktif Visual bisa menggunakan beberapa pilihan di bawah ini :
- Microsoft
Powerpoint (membuat presentasi dan video visual recording)
- Google
Slide (membuat presentasi slide)
- Libre
Office (membuat presentasi slide)
- Prezi
(membuat Presentasi berbasis frame/canvas dinamis)
- Focusky
(membuat Presentasi berbasis frame/canvas dinamis)
- VideoScribe
(membuat Video berbasis whiteboard/ handwriting)
- Whiteboard
Fi (media canvas whiteboard online)
- GoAnimate
(membuat Video Animasi)
- PowToon
(membuat Video Animasi)
- Animiz
(membuat Video Animasi)
- Flypaper
(membuat video animasi)
- Comic
Strip Creator (membuat Digital Comic)
- Clip
Studio Paint Pro (membuat Digital Comic)
- ComicPo
(membuat Digital Comic)
- Canva
(membuat Infografik dan Poster)
- DesignCap
(membuat Infografik dan Poster)
- Easy
Test Maker (Membuat Soal Kuis)
- Class
Marker (Membuat Soal Kuis)
- Quizizz
(membuat Kuis Online)
- Quizlet
(Membuat Soal Kuis)
- EquatIO
(merancang media Matematika Online)
- Scratch
(membuat Animasi dan cerita interaktif)
- Padlet
(membuat Ruang Belajar Kelompok/Kolaborasi Online)
- Flip Grid (membuat Ruang Belajar Kelompok/Kolaborasi Online)
→Aplikasi Pembuat Media Pembelajaran Interaktif Audio Visual
Dan selanjutnya,
software aplikasi untuk membuat Multimedia Pembelajaran Interaktif Audio
Visual bisa menggunakan beberapa pilihan di bawah ini :
- Kahoot
(membuat kelas digital)
- Google
Classroom (membuat kelas digital)
- Microsoft
Teams (membuat kelas digital)
- LMS
Canvas (membuat kelas digital)
- Quora
(membuat kelas digital)
- Open
Study (membuat kelas digital)
- Lectora
(membuat kelas digital)
- MIT
App Inventor (membuat aplikasi belajar berbasis android)
- Unity
(membuat aplikasi belajar berbasis android)
- ISpring
(membuat aplikasi belajar berbasis android)
- Macromedia
Flash (membuat game pembelajaran)
- Movie
Maker (membuat Video Pembelajaran)
- Camtasia
(membuat Video Pembelajaran)
- Filmora
Wondershare (membuat Video Pembelajaran)
- KineMaster (membuat Video Pembelajaran)
BAB 1. KONSEP MULTIMEDIA INTERAKTIF
Pengertian Multimedia Interaktif – Istilah multimedia
berawal dari teater. Pertunjukan yang memanfaatkan lebih dari satu medium atau
sering kali disebut dengan pertunjukan multimedia. Lalu apa perbedaan
multimedia dengan multimedia interaktif.
A. Pengertian Multimedia Interaktif
Sedangkan pengertian dari Multimedia Interaktif yaitu merupakan suatu multimedia yang sudah dilengkapi dengan alat pengontrol yang bisa dioperasikan oleh para penggunanya, yang mana pengguna tersebut sudah bisa memilih apa yang ingin di lakukannya untuk menuju ke proses selanjutnya.
Adapun pendapat dari beberapa ahli mengenai pengertian dari multimedia interaktif:
- Munir berpendapat, multimedia interaktif merupakan sebuah tampilan multimedia yang sudah dirancang oleh perancang atau designer, hal tersebut dilakukan agar tampilannya dapat memenuhi fungsinya yaitu untuk dapat menginformasikan pesan dan juga mempunyai interaktifitas ke para penggunanya.
- Philips pada tahun 1997 , berpendapat bahwa multimedia interaktif merupakan suatu frase yang dapat menggambarkan gelombang baru dari perangkat lunak pada komputer. Terkhusus yang memiliki kaitan dengan bagian suatu informasi.
- Elsom Cook pada tahun 2001, berpendapat pengertian dari multimedia interaktif yaitu suatu kombinasi dari segala komunikasi saluran yang dapat menjadikan pengalaman kounikatif dengan lebih terkoordinasi yang dapat bahasa lintas-channel dan sudah terintegrasi penafsirannya pun tidak ada.
Dari beberapa penjelasan diatas, maka yang bisa kita ambil kesimpulannya yaitu bahwasanya multimetia interaktif adalah sebuah tampilan dari multimedia yang telah dirancang agar tampilannya tersebut bisa memenuhi fungsinya yaitu dapat menginformasikan suatu pesan dan mempunyai interaksi ke para penggunanya.
Tampilan dari multimedia juga suatu gabungan dari berbagai media seper audio dan juga visual yang terdiri dari gambar, vide, grafis, teks, foto, audio dan juga animasi yang sudah terintegrasi dan sudah di kemas menjadi sebuah file digital atau biasa di sebut dengan komputerisasi.
Pengertian Multimedia Interaktif
Penggunaan multimedia interaktif biasanya ditemukan pada game yang menyertakan alat sebagai kontrol, sehingga pemain dapat menentukan dalam permainan tersebut. Multimeda digunakan pada tayangan televisi atau film. Namun, penggunanya tidak bisa mengendalikan dan menentukan proses selanjutnya. Bentuk interaksi multimedia dengan pengguna yakni ketika pengguna menggunakan tombol navigasi untuk melanjutkan ke halaman (frame) selanjutnya dan menginputkan teks pada halaman multimedia.
Fungsi Multimedia Interaktif
Yanuar Rahman pada presentasinya menuliskan dan juga
menyimpulkan beberapa dari fungsi multimedia interaktif yaitu sebagai berikut :
- Dapat berfungsi sebagai komunikasi antara bisnis dan konsumen. Pada fungsi ini biasanya sering dimanfaatkan pada e-commerce.
- Dapat berfungsi sebagai komunikasi antar konsumen. Pada fungsi ini biasanya sering dimanfaatkan untuk sosial media.
- Dapat berfungsi sebagai komunikasi pada E-learning. Pada fungsi ini biasanya sering dimanfaatkan untuk training dan juga alat bantu dalam pengajaran.
- Dapat berfungsi sebagai hiburan. Pada fungsi ini biasanya sering dimanfaatkan untuk permainan atau games.
- Dapat berfungsi sebagai komunikasi pemerintah. Pada fungsi ini biasanya sering dimanfaatkan untuk layanan masyarakat maupun informasi publik.
- Dapat berfungsi sebagai komunikasi kebudayaan. Pada fungsi ini biasanya sering dimanfaatkan untuk galeri maupun informasi museum.
Tidak hanya itu, pada aktivitas pembelajaran dikelas,
multimedia juga bisa berfungsi sebagai suatu suplemen yang memiliki sifat
opsional, komplemen atau pelengkan dan bahkan substitusi atau pengganti guru.
1. Tambahan (Suplemen)
Walaupun memiliki sifat yang opsional, guru yang menggunakan multimedia dengan tepat di dalam mengajar siswa maupun para siswa itu sendiri berusaha untuk mencari dan kemudian dapat memanfaatkan multimedia tersebut tentulah akan mempunyai tambahan wawasan maupun pengetahuan.
2. Pelengkap (Komplemen)
Sebagai pelengkap, multimedia telah diprogramkan menjadi sebuah materi pengayaan atau reinforcement maupun remedial untuk siswa dalam mengikuti aktivitas dalam pembelajaran.
3. Pengganti (Substitusi)
Tujuannya yaitu agar seluruh siswa bisa dengan luwes untuk mengelola aktiviras pembelajarannya yang sesuai dengan gaya belajar, waktu, dan juga kecepatan belajar dari tiap-tiap siswa.
Konsep Multimedia Interaktif
Tidak hanya itu, setiap hal yang ingin dimasukkan ke dalam multimedia juga harus dirancang dengan baik oleh seseorang yang disebut dengan designer, agar setiap hal yang divisualisasikan dapat membuat pengguna merasa terkesan ketika melihatnya.
B. Jenis Multimedia Interaktif
T erdapat banyak model multimedia interaktif yang digunakan untuk tujuan pembelajaran, diantaranya tutorial, drill and practice, simulasi, instructional games, hybrid, socratic, inquiry dan informational.
⇒ Jenis Multimedai Untuk Pembelajaran
a. Tutorial
Jenis ini melibatkan presentasi informasi. Tutorial secara khusus terdiri dari diskusi mengenai konsep atau prosedur dengan pertanyaan bagian demi bagian atau kuis pada akhir presentasi. Instruksi tutorial biasanya disajikan dalam istilah “”Frames” yang berhubungan dengan sekumpulan tampilan.
Model tutorial bertujuan untuk menyampaikan atau menjelaskan materi tertentu, komputer menyampaikan materi, mengajukan pertanyaan dan memberikan umpan balik sesuai dengan jawaban pengguna.
b. Drill and practice
Cara kerja Drill and practice ini terdiri dari tampilan dari sebuah pertanyaan atau masalah, penerimaan respon dari pengguna, periksaan jawaban, dan dilanjutkan dengan pertanyaan lainnya berdasarkan kebenaran jawaban. Jenis ini tidak menampilkan suatu instruksi, tetapi hanya mempraktekkan konsep yang sudah ada. Jadi jenis ini merupakan bagian dari testing.
c. Simulasi
Simulasi dengan situasi kehidupan nyata yang dihadapi
pengguna, dengan maksud untuk memperoleh pengertian global tentang proses.
Simulasi digunakan untuk memperagakan sesuatu (keterampilan) sehingga pengguna
merasa seperti berada dalam keadaan yang sebenarnya. Simulasi banyak digunakan
pada pembelajaran materi yang membahayakan, sulit, atau memerlukan biaya
tinggi, misalnya untuk melatih pilot pesawat terbang atau pesawat tempur.
d. Instructional Games
Model ini jika didesain dengan baik dapat memanfaatkan sifat
kompetitif pengguna untuk memotivasi dan meningkatkan belajar. Seperti halnya
simulasi, game pembelajaran yang baik sukar dirancang dan perancang harus yakin
bahwa dalam upaya memberikan suasana permainan, integritas tujuan pembelajaran
tidak hilang.
e. Hybrid
Model hybrid adalah gabungan dari dua atau lebih model
multimedia pembelajaran. Contoh model hybrid adalah penggabungan model tutorial
dengan model drill and practice dengan tujuan untuk memperkaya kegiatan
pengguna, menjamin ketuntasan belajar, dan menemukan metode-metode yang berbeda
untuk meningkatkan pembelajaran. Meskipun model hybrid bukanlah model yang
unik, tetapi model ini menyajikan metode yang berbeda dalam kegiatan
pembelajaran. Model hybrid memungkinkan pengembangan pembelajaran secara
komprehensif yaitu menyediakan seperangkat kegiatan belajar yang lengkap.
f. Socratic
Model ini berisi percakapan atau dialog antara pengguna
dengan komputer dalam natural language. Bila pengguna dapat menjawab sebuah
pertanyaan disebut Mixed-Initiative CAI. Socratic berasal dari penelitian dalam
bidang intelegensia buatan (Artificial Intelegence).
g. Inquiry
Model Inquiry adalah suatu sistem pangkalan data yang dapat
dikonsultasikan oleh pengguna, dimana pangkalan data tersebut berisi data yang
dapat memperkaya pengetahuan pengguna.
h. Informational
Informational biasanya menyajikan informasi dalam bentuk
daftar atau tabel. Informational menuntut interaksi yang sedikit dari pengguna.
Jenis Multimedia Interaktif Menurut Fungsi
Ada beberapa style atau style multimedia interaktif yang
digunakan untuk object pembelajaran, diantaranya tutorial, drill and practice,
simulasi, instructional games, hybrid, socratic, inquiry dan informational.
Multimedia Hiperaktif
Jenis Multimedia Linear
Multimedia Presentasi Pembelajaran
Multimedia presentasi pembelajaran merupakan alat bantu bagi
guru untuk sistem pembelajaran di kelas, tetapi tidak mengantikan peran guru
secara keseluruhan dalam mengajar.
Multimedia Pembelajaran Mandiri
Perangkat Multimedia
Multimedia kits merupakan suatu kumpulan materi atau pembelajaran yang meliputi lebih dari satu style sarana yang diorganisir di lebih kurang topik utama. Didalamnya juga juga CD ROOM, KASET, AUDIO, GAMBAR DIAM, STUDY CETAK, TRANSPARANSI OVERHEAD. Tujuannya adalah untuk sistem presentasi di dalam kelas keunggulan: multimedia kits membakitkan sebab mereka multi sensorik. Multimedia kits jadi maksime serta ideal sebagai sarana untuk merangsang kerja grup proyek kecil, kits mempunyai keunggulan tersendiri, yakni dapat di angkut dan digunakan di luar kelas (logiostik).
Multimedia Hypermedia
Ini merupakan perpanjangan dari Hipertex, yakni dokumen yang terdiri dari teks, audio, Info visual yang disimpan dalam komputer. Contoh dari hypermedia yakni saat dalam suatu pembelajaran mengunakan link terhadap sebuah web.
Multimedia
Keunggulan dari sistem ini yakni terdapatnya beberapa teks, audio, graif, gambar, diam dan seluruh gerak gambar dapat dikombinasikan supaya mudah di gunakan.
Multimedia Virtual Reality
Entah itu suatu lingkungan yang sesungguhnya ditiru atau sangat suatu lingkungan yang cuma tersedia dalam imajinasi.
C. Manfaat Multimedia Interaktif
Pembelajaran dengan menggunakan Multimedia Interaktif mampu memberikan pemahaman dengan cepat dan akurat serta tidak mudah membuat anak-anak Bosan dan ngantuk. Pembelajaran menggunakan Media Interaktif di maksudkan untuk memberikan bahan ajar secara menarik serta terasa nyata dalam penyampaiannya.
Penggunaan Multimedia bisa memadukan antara Unsur-unsur Multimedia seperti Text, Gambar, Animai, Audio dan Video. Ada beberapa Manfaat yang bisa di dapatkan ketikan menggunakan Multimedia Interaktif dalam Dunia Pendidikan.
Media interaktif memiliki banyak manfaat dalam semua bidang kehidupan manusia,mulai dari bidang pendidikan,kesehatan,bisnis,teknik,komunikasi bahkan hiburan.
Manfaat Multimedia Interaktif
1. Multimedia Interaktif Bidang Pendidikan
Manfaat Multimedia Interaktif dalam bidang Pendidikan / Khususnya Pembelajaran. Multimedia sangat membantu dalam dunia pendidikan disebabkan oleh beberapa faktor berikut.
- Multimedia
dapat menampilkan objek biologi yang sangat kecil, seperti kuman, bakteri,
dan mikroorganisme lainnya untuk dapat dilihat dan dipelajari.
- Multimedia
dapat menampilkan objek yang sangat besar dan jauh seperti planet,sistem
tata surya,bentuk gunung,dataran tinggi,dan lain sebagainya.
- Multimedia
dapat menampilkan animasi dari objek yang bergerak.
- Multimedia
dapat menambah daya tarik siswa untuk mengamati berbagai objek.
Proses pembelajaran lebih menarik, lebih interaktif, jumlah
waktu mengajar dapat dikurangi, kualitas belajar dapat ditingkatkan, dan proses
belajar mengajar dapat dilakukan dimana dan kapan saja, serta sikap belajar
siswa dapat ditingkatkan.
Adapun keuntungan dan manfaat multimedia interaktif di
bidang pendidikan sebagai berikut.
- Multimedia dapat membantu siswa dalam mengingat dan mengerti pelajaran.
- Multimedia menyampaikan isi pelajaran dengan canggih dan berkesan.
- Multimedia dapat menampilkan dan memberikan pengetahuan secara teks maupun gambar animasi tentang objek-objek yang sulit kepada siswa.
- Multimedia mampu menunjukkan dunia sekitar yang kaya dengan ilmu pengetahuan.
- Multimedia dapat membantu siswa menjadi tertarik pada pelajaran,sehingga proses belajar siswa tidak membosankan.
- Multimedia
dapat membuat siswa menjadi lebih aktif,baik dengan guru maupun dengan
siswa lain.
Ada berbagai model multimedia interaktif yang digunakan
untuk tujuan pendidikan dan pembelajaran, misalnya tutorial, drill and
practice, simulasi, dan instructional games.
2. Multimedia Interaktif Bidang kesehatan
Pada bidang kesehatan, multimedia interaktif digunakan
sebagai media bagi dokter untuk melihat ataupun melakukan simulasi virtual
operasi, serta mengembangkan teknik yang sesuai untuk mencegah terjadinya
penyakit menular oleh virus dan bakteri.
3. Multimedia Interaktif Bidang bisnis dan
pemasaran
4. Multimedia Interaktif Bidang teknik
Pada bidang teknik, multimedia dimanfaatkan dalam berbagai
aplikasi dan software simulasi yang berbasis teknik. Simulasi yang di gunakan
dapat menampilkan objek-objek dua dimensi dan tiga dimensi yaang dapat membantu
di bidang teknik industri, teknik mesin, dan teknik sipil.
5. Multimedia Interaktif Bidang transportasi
dan komunikasi
Pada bidang komunikasi, multimedia dimanfaatkan untuk mempermudah manusia bertukar informasi. Pada perangkat mobile seperti smartphone, tablet, dan iphone, sudah banyak menggunakan multimedia khususnya dalam content mobile.
6. Multimedia Interaktif Bidang hiburan
Pada bidang hiburan, teknologi multimedia interaktif dapat
menghasilkan permainan yang lebih menarik. Selain itu, multimedia juga
digunakan untuk pembuatan film,baik film animasi dua dimensi (2D), tiga dimensi
(3D), maupun untuk memperkaya film live shooting denggan karakter, lingkungan,
special effect, dan suara yang dihasilkan dan di manipulasi dengan komputer.
Manfaat Utama dalam Bidang Pendidikan
Interaktif dan Menarik
Multimedia memungkinkan kita untuk menggabungkan
komponen-komponen multimedia kedalam suatu projek yang dibuat dengan
menggunakan Komputer Multimedia. Penggabungan antara Audio, Video, Text,
Animasi, dan Gambar akan menghasilkan sebuah karya yang interaktif dan menarik
untuk digunakan. Ketika Menggunakan Multimedia dalam pembelajaran, Maka Peserta
didik akan merasa nyaman dan tertarik untuk mengikuti pembelajaran. Kemudian
Penggunaan Multimedia dalam bidang pendidikan juga akan memudahkan Guru dalam
menerangkan materi. Yang tadinya memiliki kesan “Bosan” akan menjadi “Menarik”
dengan desain yang terlihat nyata serta hidup.
Mempermudah Proses Belajar dan Mengajar
Dengan menggunakan Media Interaktif maka peserta didik akan
menjadi nyaman dan senang dalam berlajar. Kemudian Pihak Pengajar juga akan
merasa dimudahkan ketika memberikan bahan ajar menggunakan Slide Presentasi
yang menarik. Dengan penggunaan Slide presentasi yang menarik, Proses belajar
mengajar akan lebih mudah dan kreatif.
Belajar bisa di Rumah / Dimana saja
Manfaat yang sangat dirasakan adalah belajar dirumah. Dengan
menggunakan Multimedia atau projek dari multimedia, Peserta didik bisa dengan
mudah belajar dirumah dengan menggunakan perangkat PC atau HP. Peserta didik
bisa belajar dengan menggunakan aplikasi pembelajaran atau menggunakan Game
Pembelajaran. Semua itu bisa dilakukan dengan menggunakan Multimedia dalam
pendidikan. Namun ketika melaksanakan pembelajaran dirumah, Para peserta didik
tetap harus di dampingi oleh orang tua atau guru.
Program Pendidikan Jarak Jauh
Multimedia memberikan banyak manfaat untuk masyarakat khususnya dalam bidang pendidikan. Dalam bidang pendidikan, Multimedia menjadi suatu hal yang wajib untuk digunakan dalam lingkungan belajar mengajar. Hal itu didasari dengan kemajuan teknologi serta penggunaannya yang kian melonjak dari tahun ke tahun.
Dengan banyaknya teknologi yang hadir dan melekat pada kehidupan masyarakat, Maka peserta didik akan terseret kedalam perkembangan teknologi tersebut yang mengakibatkan susahnya peserta didik dalam membaca Buku.
Contoh Penerapan Multimedia di Bidang Pendidikan
Ada beberapa alasan mengapa Multimedia perlu digunakan dalam
bidang pendidikan, diantaranya :
- Lebih
Komunikatif
- Mudah
Melakukan Revisi (Perubahan)
- Interaktif
- Lebih
Leluasa dalam menuangkan Kreatifitas
Penerapan Multimedia dalam bidang pendidikan sudah banyak
dilakukan oleh berbagai pihak yang bersangkutan. Sehingga Pemanfaatan
Multimedia dalam bidang pendidikan ini sudah mencapai era Trending di seluruh
dunia. Ada beberapa Contoh penerapan Multimedia di Bidang Pendidikan,
diantaranya :
- E-Learning
E-learning merupakan proses belajar mengajar jarak jauh
dengan bantuan teknologi informasi dan komunikasi. Proses pembelajaran yang
dilakukan secara Online dan tidak bertatap muka (langsung). Penggunaan
teknologi ini bisa melalui Website, Aplikasi Meet, dan lainnya.
- Media
Interaktif (Berupa Aplikasi atau sejenisnya)
Media Interaktif ini berupa aplikasi yang berisi semua
pembelajara termasuk materi dan soal. Dalam Media Interaktif pembelajaran,
Materi dan soal di kemas secara semenarik mungkin sehingga mampu menarik minat
peserta didik untuk belajar.
- Game
Interaktif
Saat ini sudah banyak Game Pembelajaran Interaktif yang
digunakan untuk proses belajar mengajar. Bahkan penulis juga membuat Game
Edukasi ketika masih kuliah dulu. Penggunaan Game Interaktif mampu mengasah
keterampilan dan daya pokus anak, Sehingga anak akan lebih kreatif dan semangat
dalam belajar.
- Tutorial
Multimedia interaktif bisa menyediakan Tutorial pembelajaran
secara interaktif. Contohnya dalam pembelajaran Mapel IPA, Kamu bisa membuat
Video Tutorial secara interaktif menggunakan Kamera tentang bagaimana cara
menanam Pohon. Nah Video Tutorial tersebut di kemas semenarik dan sejelas
mungkin agar mudah dipahami oleh pengguna.
Dampak Negatif Multimedia Interaktif dalam Pembelajaran
Software dan Hardware sudah menjadi satu kesatuan yang saling melengkapi dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan Teknologi sudah menjadi “Kebutuhan” dalam kehidupan bermasyarakat, Terutama dalam dunia pendidikan yang membutuhkan Media Interaktif untuk menunjang pelajaran yang semakin hari semakin susah untuk dipelajari.
Multimedia Interaktif memiliki dampak untuk para penggunanya, Salah satunya adalah pemggunaan Teknologi secara berlebihan yang akan mengakibatkan Pengguna menjadi kurang bersosialisasi atau anti sosial. Selain itu, Ada beberapa Dampak Multimedia interaktif yang perlu kamu ketahui, diantaranya :
Pembelajaran dalam Konteks dunia yang tidak nyata
Menggunakan Media Multimedia Interaktif berarti peserta
didik menggunakan Perangkat secara mandiri dan dalam dunia maya (aplikasi atau
media interaktif). Dimana hal itu berbenturan dengan Filosofis pendidikan yang
menyatakan bahwa pendidikan harus bersifat aktif, kolaboratif dan terkondisi
dalam konteks Dunia yang nyata.
Ketergantungan Sistem
Desain Media Interaktif
Umpan Balik
Dalam menggunakan Media Pembelajara Interaktif ada celah
dimana peserta didik tidak bisa menanyakan langsung kepada Guru (Jika belajar
secara mandiri). Sistem hanya menyediakan beberapa Logika seperti pilihan ketika
pengguna mengKlik petunjuk dan kemudian pengguna harus memecahkan masalahnya
sendiri tanpa diberi tau oleh siapapun. Hal itu akan menghambat bagi pengguna
yang tidak sepenuhnya paham akan teknologi atau bahkan kurang paham dalam
mempelajari materinya.
Kurangnya Sifat Sosial dalam Pembelajaran
Penggunaan Media interaktif berarti pembelajaran yang
dilakukan bersifat Isolatif. Hal itu bertentangan dengan tujuan dari bentuk
Sosial dari sekolah. Jadi Seolah-olah peserta didik di arahkan untuk menjadi
Pribadi yang Individualis dan kontak sosial dengan teman-temannya menjadi hal
yang “Asing”.
D. Konsep Dasar Multimedia Interaktif
Multimedia menurut kata perangkainya yaitu multi (lebih dari satu) dan media (medium atau perantara), maka multimedia adalah sesuatu yang mempunyai lebih dari satu media. Secara terminologi (menurut istilah) multimedia dapat diartikan sebagai penggunaan berbagai media yang berbeda untuk membawa atau menyampaikan informasi dalam bentuk teks, grafik, animasi, audio, video dan atau gabungan dari beberapa komponen tersebut.
Interaksi adalah suatu jenis tindakan yang terjadi ketika dua atau lebih objek mempengaruhi atau memiliki efek satu sama lain. Ide efek dua arah ini penting dalam konsep interaksi, sebagai lawan dari hubungan satu arah pada sebab akibat. Interaktif adalah suatu kegiatan yang membutuhkan atau menghasilkan interaksi, baik dua arah maupun satu arah.
Multimedia interaktif adalah suatu media elektronik yang menampilkan suatu tampilan berupa teks, audio, dan gambar yang dikemas dengan interaksi tertentu. Multimedia interaktif berbasis halaman web dan media interaktif adalah pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggambungkan teks, gambar, suara, video, dan animasi dengan menggambungkan perangkat-perangkat tertentu yang dapat memungkinkan pengguna melakukan navigasi, berinteraksi dan berkomunikasi, baik berbasis halaman web maupun media interaktif.
Fungsi Media Interaktif:
- Fungsi
Pembelajaran. Contohnya: simulasi pengoperasian suatu alat atau
kegiatan.
- Fungsi
Hiburan. Contohnya: permainan/game.
- Fungsi
Komunikasi Perusahaan. Biasanya berisikan company profile suatu
perusahaan/individual/instansi. Dalam company profile ini ditampilkan
visi, misi, tujuan, serta informasi-informasi mengenai suatu perusahaan
yang bertujuan menyampaikan keberadaan perusahaan tersebut.
Konsep Multimedia Interaktif
Multimedia Interaktif adalah membuat dan menggabungkan teks,
gambar, suara, video, dan animasi dengan menggabungkan perangkat-perangkat
tertentu dengan pengguna melakukan navigasi, berinteraksi dan berkomunikasi.
Interaksi adalah suatu fitur yang menonjol dalam multimedia yang memungkinkan
pembelajaran yang aktif (active learning).
Multimedia inteaktif terbagi menjadi yaitu sebagai berikut:
a. Hierarchycal
Merupakan suatu karakter yang mengandalkan percabangan
kriteria tertentu. pemakai memiliki pilihan, tetapi topic-topik dapat dibagi
menjadi subtopic yang lebih spesifik. Halam utama disebut parent dan pada
cabangnya disebut child.
b. Non-Linear
Yaitu memungkinkan pemakai untuk bebas bergerak untuk
melihat isi materi dengan cara berinteraksi.
c. Struktur Linear
Struktur navigasi linear merupakan struktur yang hanya
mempunyai satu rangkaian cerita berurut. biasanya digunakan untuk presentasi
karena tidak menuntut keinteraksian, tetapi memerlukan keindahan.
d. Struktur Composite
Model Multimedia Interaktif
Dalam pembuatan multimedia interktif tentunya tidak akan
melupakan model yang akan kita buat, karena dari model itulah kita bisa
mengetahui tentang apa media interaktif ini. Berikut beberapa model dalam media
interaktif :
a. Tutorial
Model Tutorial adalah jenis model pembelajaran yang memuat
penjelasan, rumus, prinsip, bagan, table, definisi istilah, latihan dan
branching yang sesuai. Mengapa disebut branching? karena terdapat berbagai cara
untuk berpindah atau bergerak melalui pembelajaran berdasarkan jawaban pengguna
terhadap materi. Instruksi tutorial biasanya disajikan dalam istilah “Frame”
yang berhubungan dengan sekumpulan tampilan. Model tutorial bertujuan
untuk menyampaikan atau menjelaskan materi tertentu, komputer menyampaikan
materi, mengajukan pertanyaan danmemberi umpan balik sesuai jawaban pengguna.
b. Drill and Practice
Model ini mengangap bahwa konsep dasar telah dikuasai oleh
pengguna dan mereka siap untuk menerapkan rumus-rumus, bekerja dengan
kasus-kasus konkret, dan menjelajahi daya tangkap mereka terhadap materi. Cara
kerja Drill and Practice terdiri dari tampilan dari sebuah pertanyaan atau
masalah, penerima respon dari pengguna, periksaan jawaban, dan dengan
dilanjutkan dnegan pertanyaan lainnya. model seperti ini tidak menampilak
instruksi, tetapi hanya mempraktekan konsep yang sudah ada. Jenis ini merupakan
bagian dari Testing.
c. Simulasi
Simulasi suatu kehidupan nyata yang dihadapi pengguna,
dengan tujuan untuk memperoleh pengertian global tentang proses. Simulasi
digunakan untuk memperagakan sesuatu (keterampilan) sehingga pengguna merasa
seperti berada dalam keadaan yang sebenarnya. Dan digunakan pada pembelajaran
yang membahayakan, sulit atau memerlukan biaya tinggi, Misalnya pilot.
d. Instruction Games
Model jenis ini jika didesain dnegan baik maka dapat
memanfaatkan sifat kompetetif pengguna untuk memotivasi dan menginatkan
belajar. Game pembelajaran yang baik sukar dirancang dan perancang harus yakin
bahwa dalam upaya memberikan suasana permainan, integritas tujuan pembelajaran
tidak hilang.
e. Hybrid
Hybrid Merupakan gabungan dari duan atau lebih model
multimedia pembelajaran. Contohnya adalah penggabungan model tutorial dengan
drill and practice dengan tujuan untuk memperkaya kegiatan pengguna,
menjamin ketuntasan belajar, dan menemukan metode-metode yang berbeda untuk
meningkatkan pembelajaran. Memungkinkan pengembangan pembelajaran secara
komprehensif yaitu menyediakan seperangkat kegiatan belajar yang lengkap.
f. Socratic
Model jenis ini berisi percakapan antara pengguna dengan
komputer dalam natural language. Pengguna dapat menjawab sebuat pertanyya
disebut Mixed-Initiade CAI. Socratic berasal dar penelitian dalam bidang
intelegensi buatan.
g. Inquiry
Model inqury adalah suatu system pangkalan data yang dapat
dikonsultasikan oleh pengguna, dimana pangkalan tersebut berisi data yang dapat
memperkaya pengetahuan pengguna.
h. Informational
Biasanya menyajikan informasi dalam bentuk daftar atau
table. menuntut interaksi yang sedikit dengan pengguna. Informational ini
digunkakan untuk mempermudah antara pembuat dengan pengguna dalam mengetahui
suatu informasi.
Pada multimedia interaktif, pengguna diberikan fasilitas
untuk mengendalikan atau memainkan elemen-elemen multimedia yang tersedia.
Sebagai contoh, misalnya pada game dan aplikasi dari komputer. Pengguna
diberikan fasilitas kontrol agar multimedia dapat dirubah sesuai keinginan.
Pada dasarnya, pemanfaatan multimedia memiliki tujuan-tujuan dasar untuk
meningkatkan efektivitas penyampaian informasi; mendorong partisipasi,
eksploitasi, dan interaksi pemakai; merancang panca indera karena bersifat
visual; serta memberikan kemudahan pemakaian.
Manfaat Multimedia Interaktif
Pemanfaatan multimedia sangatlah banyak, diantaranya untuk
media pembelajaran, game, film, medis, militer, bisnis, desain, arsitektur,
olahraga, hobi, iklan/promosi, dan masih banyak lagi. Bila pengguna mendapatkan
keleluasaan dalam mengontrol multimedia tersebut, maka hal ini disebut dengan
multimedia interaktif.
Thorn (2006) mengajukan enam kriteria untuk menilai
multimedia interaktif, yaitu:
2. Kriteria kedua adalah kandungan kognisi;
3. Kriteria ketiga adalah presentasi informasi;
4. Kriteria keempat adalah integrasi media;
5. Kriteria kelima adalah artistik dan estetika;
6. Kriteria penilaian yang terakhir adalah fungsi secara keseluruhan.
Pada sebuah multimedia yang baik dan mudah dipahami,
diperlukan elemen-elemen yang mampu menyampaikan sebuah informasi kepada
pengguna multimedia tersebut. Elemen-elemen tersebut antara lain:
1. Teks
Teks merupakan elemen multimedia yang paling sederhana dan
mudah di mengerti. Selain itu, teks lebih mudah diolah, disimpan, dan tidak
banyak menghabiskan memori dalam sebuah media penyimpanan. Teks akan selalu
erat hubungannya dengan font dalam sebuah komputer. Ada beberapa jenis media
teks, antara lain plain text, rich format text, dan hyper text. Sedangkan font
juga banyak ragamnya seperti font yang berjenis Font Serif, Font San-Serif,
Font Slab, Font Script, Font Comic, Font Blackletter, Font Stencil, Font
Typewriter dan Dekoratif, Font Pixel, Font Dingbat, Font Retro.
2. Animasi
Animasi adalah bentuk gambar yang bergerak. Dengan
menampilkan banyak gambar secara cepat, bergantian dan terus menerus sehingga
menghasilkan efek sebuah gambar yang bergerak. Animasi lebih menarik dibanding
bentuk gambar atau grafik biasa. Animasi pun ada jenisnya yaitu animasi
tradisional, Animasi 2D dan Animasi 3D. Animasi 2D dan Animasi 3D di olah
dengan menggunakan Aplikasi Komputer seperti adobe flash, Adobe Illustrator,
Photoshop, After Effect Adobe Premiere, Blender, 3Ds Max, dll.
3. Grafik
Grafik sangat baik dalam mengilustrasikan suatu informasi.
Grafik dapat berupa kurva, foto, hasil scanner, maupun bentuk gambar lain baik
gambar 2D atau gambar 3D. Berdasarkan pembentukannya, jenis grafik terbagi
menjadi dua macam, yaitu:
– Grafik Bitmap
Bitmap disusun sebagai sebuah matriks yang mempresentasikan
setiap titik atau pixel dan warna. Kualitas bitmap sangat tergantung dari
resolusi pixel dan ketajaman warna. Grafik dalam bentuk ini sangat baik dalam
penyimpanan foto atau gambar yang rumit. Ukuran file bitmap terkadang berukuran
cukup besar karena grafik disimpan per pixel.
– Grafik Vektor
Grafik vetktor dibentuk dari hitungan matematika sebagai
dasar untuk menampilkan grafik. Grafik vektor terbentuk dari susunan garis,
bangun dua dimensi yang ditempatkan secara matematis dengan koordinat, ukuran,
ketebalan, dan sudut. Grafik vektor cenderung berukuran kecil dalam
penyimpanannya. Selain itu, apabila diperbesar (zooming), vektor tidak
mengalami perubahan kehalusan grafik.
4. Gambar
Gambar merupakan suatu objek yang dapat ditampilkan dalam
bentuk grafik (non teks) atau konsep yang berbentuk kode yang tidak berelasi
dengan waktu. Gambar terbagi menjadi tiga jenis, yaituvisible image, non
visible image, dan abstract image.
• Non visible image : Suatu objek yang bukan gambar, namun dipresentasikan dalam bentuk gambar seperti pengukur suhu, pengukur tekanan, dan jenis pengukur lainnya.
• Abstract image : Gambar yang tidak nyata, yang berbasiskan perhitungan aritmatika.
5. Suara / Audio
Penggunaan suara atau audio ke dalam aplikasi multimedia
dapat memberikan informasi yang tidak mungkin diberikan oleh media informasi
seperti gambar, grafik ataupun teks. Contohnya untuk menginformasikan bagaimana
bunyi desiran angin tentu tidak bisa dideskripsikan oleh teks. Ada tiga jenis
suara, yaitu ucapan (speech), music, dan efek suara. Selain itu, suara juga
terbagi dua jenis formatnya, yaitu MIDI dan WAVE.
6. Video
Video seperti layaknya animasi lebih cenderung hasil karya
dari adegan dunia nyata yang direkam secara langsung. Dalam video
terkandung juga elemen multimedia lainnya seperti gambar, suara, dan tulisan.
Dibanding dengan elemen lainnya, video menyuguhkan informasi lebih lengkap dan
menarik.
Pembagian Konsep Multimedia
Konsep multimedia interaktif dibedakan menjadi multimedia
interaktif berbasis web dan media interaktif.
1. Konsep Multimedia Interaktif Berbasis Web
Multimedia interaktif berbasis web merupakan sebuah multimedia yang dapat diakses melalui internet atau intranet. Sekarang ini, pemakaian multimedia interaktif ini lebih banyak dan lebih luas. Banyak perusahaan berkembang yang menggunakan multimedia interaktif berbasis web dalam merencanakan sumber daya dan untuk mengelola perusahaannya. Multimedia interaktif berbasis web dapat ditemukan pada situs Zenius Education, Kelas Kita, Worldwide Telescope, Wolfram Alpha, Ayo Belajar.com, dan lain sebagainya.
Salah Satu Keunggulan Aplikasi Berbasis Web adalah bahwa aplikasi tersebut dapat diakses dengan cepat melalui browser dan koneksi internet atau intranet ke server. Hal ini menerangkan bahwa pengguna dapat mengakses data atau informasi melalui laptop, smartphone, atau komputer PC di rumah dengan mudah.
Dengan demikian, multimedia interaktif berbasis web artinya bahwa multimedia tersebut cara menjalankan dan mengaksesnya melalui internet (berbasis web).
Perbedaan Aplikasi Berbasis Web, Aplikasi Berbasis
Desktop, dan Aplikasi Berbasis Mobile
Perkembangan teknologi inilah yang kemudian berpengaruh pada banyaknya pengembang yang mengembangkan aplikasi-aplikasi baru. Aplikasi-aplikasi itu tidak hanya ditujukan untuk perangkat desktop tetapi juga kinΓ untuk perangkat mobile. Aplikasi berbasis web atau disebut juga web base, merupakan jenis aplikasi berbasis teknologi web browser. Artinya, aplikasi ini berjalan jika ada browser dan koneksi internet.
Aplikasi berbasis web memiliki beberapa ciri sebagai
berikut.
- Aplikasi berbasis web tidak membutuhkan penginstalan karena untuk mengaksesnya hanya memerlukan peramban atau browser dan jaringan internet.
- Selama ada browser dan jaringan internet, aplikasi berbasis web dapat diakses dengan mudah di sistem operasi apa pun. Sistem operasi Windows, MacOS, iOS, Android, Linux, atau sistem operasi lainnya selama ada browser dan tersambung ke internet, maka aplikasi web dapat diakses dengan mudah.
- Karena dapat diakses dengan berbagai sistem operasi, maka aplikasi berbasis web dapat dengan mudah diakses melalui berbagai perangkat seperti perangkat PC desktop, laptop, smartphone, ataupun tablet.
2. Multimedia Berbasis Media Interaktif
Pemanfaatan media interaktif salah satunya dalam lingkup pendidikan, yang merupakan alat bantu berbasis multimedia yang dapat menjabarkan pesan dan informasi dari guru ke siswa. Media ini dalam prosesnya terjadi komunikasi aktif dua arah antara multimedia dengan pengguna atau yang tujuannya untuk mempermudah proses pembelajaran.
Karakteristik media interaktif sebagai berikut:
- Memiliki lebih dari satu media yang konvergen, misalnya menggabungkan unsur audio dan visual.
- Bersifat interaktif, artinya memiliki kemampuan untuk mengakomodasi respons pengguna.
- Bersifat mandiri, artinya memberi kemudahan dan kelengkapan isi sehingga pengguna dapat menggunakan tanpa bimbingan orang lain.
Contoh media interaktif yang ada misalnya media
pembelajaran, video game, dan lain-lain.
E. Website Multimedia Interaktif
Dengan berkembangnya zaman, multimedia memiliki beberapa jenis, diantaranya multimedia interaktif, multimedia hiperaktif, dan lain sebagainya. Jenis multimedia yang paling sering digunakan saat ini terutama untuk media pembelajaran adalah multimedia interaktif.
Contoh Multimedia Interaktif yang berbasis web
- Zenius education yaitu situs yang mempelajari tentang ragam materi pembelajaran mulai mulai dari pendidikan sd, smp dan sma dan tersedia dalam bahasa inggris.
- Wikipedia ilah salah satu website yang mempunyai situs pendidikan yang besar di dunia dan menyajikan materi penjabaran biografi, sain, sejarah, dan lain sebagainya.
- Kelas kita yaitu situs website yang menyediakan berbagai kursus untuk pengunjung. Semua materi dan pembelajaran tersedia di situs ini.
- Wolfram aplha yaitu situs portal sumber tentang matematika, astronomi, seni dan lain-lain nya dan di sajikan dalam bahasa inggris.
- Music theory yaitu situs yang menyediakan tentang music dasar ,chord, interval, ritmis, dan lain-lain nya.
- Wiki how ialah situs yang menyajikan tentang pencarian cara , semua cara dapat kita peroleh dari sini.
- Bing map dan google map yaitu situs yang melihat peta dunia secara nyata dengan online.
- Bing search dan google search ialah situs untuk pencarian dan ini merupakan situs yang terpopuler di dunia.
- Bing translator yaitu situs yang dapat diandalkan sebagai penerjemah berbagai bahasa.
- Microsoft photosynth ialah situs yang di gunakan untuk menjelajah tempat wisata dan bangunan terbaik dari berbagai media.
- Wordwide telescope merupakan situs untuk menghadirkan visualisasi nyata menggunakan astronomi.
Kategori Multimedia Interaktif Berbasis Web
Multimedia Content Production adalah penggunaan beberapa media (teks, audio, graphics, animation, video dan interactivity) yang berbeda dalam menyampaikan suatu informasi atau menghasilkan produk multimedia seperti video, audio, musik, film, game, entertaintment, dll. Bisa juga dikatakan sebagai penggunaan beberapa teknologi yang berbeda yang memungkinkan untuk menggabungkan media (teks, audio, graphics, animation, video, dan interactivity) dengan cara yang baru untuk tujuan komunikasi. Dalam kategori ini media yang digunakan adalah :
- Media
teks/tulisan
- Media
audio/suara
- Media
video
- Media
animasi
- Media
gambar
- Media
Interaktif
- Media
spesial effect
Multimedia Communication adalah penggunaan media
(massa), seperti televisi, radio, media cetak dan internet untuk
mempublikasikan / menyiarkan / mengkomunikasikan material periklanan,
publikasi, entertaintment, berita, pendidikan, dll. Dalam kategori ini media
yang digunakan adalah :
- TV
- Radio
- Film
- Media
Cetak
- Musik
- Game
- Entertainment
- Tutorial
- Internet
Beberapa fungsi web multimedia
- Informasi
pengiriman: Foto produk, klip video, animasi untuk menyampaikan
konsep, dll
- E-commerce: Foto
produk, sampel film dan musik, dll
- Dapat
menggunakan virtual reality (VR) untuk menyampaikan tiga dimensi pandangan
produk, rumah dijual, dll
- Hiburan:
Game online, klip video, musik online, kegiatan interaktif, dll
- Pelatihan
berbasis web (WBT): Menyampaikan instruksi melalui Web
Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Web berbasis Multimedia
Keuntungan
- Dapat
mengatasi berbagai gaya belajar
- Belajar
dengan sistem visual
- Belajar
secara Auditori
- kinestetik
peserta didik
- Bahan
lebih menarik dan menyenangkan
- Banyak
ide-ide lebih mudah untuk menyampaikan
Kekurangan
- Waktu
dan biaya pengembangan
- Kompatibilitas
dan waktu download untuk multimedia berbasis Web
BAB 2. DESAIN PERANCANGAN ALUR MULTIMEDIA INTERAKTIF
A. Flowchart Mutimedia Interaktif
Diagram alir (bahasa Inggris: flowchart) bagan alir, atau bagan arus adalah sebuah jenis diagram yang mewakili algoritme, alir kerja atau proses, yang menampilkan langkah-langkah dalam bentuk simbol-simbol grafis, dan urutannya dihubungkan dengan panah. Diagram ini mewakili ilustrasi atau penggambaran penyelesaian masalah. Diagram alir digunakan untuk menganalisis, mendesain, mendokumentasi atau memanajemen sebuah proses atau program di berbagai bidang. Flowchart dapat digambar manual ataupun dengan software seperti Microsoft Office Visio dan Online Flowchart Maker.
Dasar-Dasar Flow Chart
Tujuan dengan alur dan jalur proses pengerjaan sesuatu dapat dengan mudah dipahami dan dilalui serta diikuti user secara menyeluruh dan bermakna. Dalam sistem pembelajaran berbasis komputer model apa pun, istilah flow chart ini lebih dikenal dengan prosedur pembelajaran. Hakikat flow charts atau bagan alur adalah suatu bagan yang berisi simbol-simbol grafis yang menunjukan arah aliran kegiatan dan data-data yang dimiliki program sebagai suatu proses eksekusi.
TUJUAN FLOWCHART
- Menggambarkan
suatu tahapan penyelesaian masalah secara sederhana, terurai, rapi dan
jelas menggunakan simbol-simbol standar
- Menjadi
acuan dalam menyusun dan menggembangkan sebuah produk atau aplikasi
- Sebagai
analisis yang efektif untuk mempermudah penyelesaian suatu masalah
khususnya masalah yang perlu dipelajari dan dievaluasi lebih lanjut.
- Komunikasi:
Flowcharts adalah cara yang lebih baik untuk mengkomunikasikan logika
sistem kepada semua pihak.
- Diagram
alur program berfungsi sebagai dokumentasi program yang baik, yang
diperlukan untuk berbagai tujuan.
- Diagram
alur bertindak sebagai panduan atau cetak biru selama fase proses analisis
sebuah sistem dan fase pengembangan program.
JENIS FLOWCHART MENURUT ECMA
→Flowchart System
Bagan alir sistem (systems flowchart) merupakan bagan yang
menunjukkan arus pekerjaan secara keseluruhan dari sistem. Bagan ini
menjelaskan urut-urutan dari prosedur- prosedur yang ada di dalam sistem. Bagan
alir sistem menunjukkan apa yang dikerjakan di sistem. Bagan alir sistem digambar
dengan menggunakan simbol-simbol.
→Flowchart Program
Yaitu bagan yang menggambarkan urutan logika dari suatu
prosedur pemecahan masalah. Simbol yang digunakan :
- menunjukkan
awal dan akhir dari program
- memberikan
nilai awal pada suatu variabel atau counter
- menunjukkan
pengolahan aritmatika dan pemindahan data
- menunjukkan
proses input atau output
PEDOMAN-PEDOMAN DALAM MEMBUAT FLOWCHART
- Flowchart
digambarkan dari halaman atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.
- Aktivitas
yang digambarkan harus didefinisikan secara hati-hati dan definisi ini
harus dapat dimengerti oleh pembacanya.
- Kapan
aktivitas dimulai dan berakhir harus ditentukan secara jelas.
- Setiap
langkah dari aktivitas harus diuraikan dengan menggunakan deskripsi kata
kerja, misalkan MENGHITUNG NILAI SISWA
- Setiap
langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar.
- Lingkup
dan range dari aktifitas yang sedang digambarkan harus ditelusuri dengan
hati-hati. Percabangan-percabangan yang memotong aktivitas yang sedang
digambarkan tidak perlu digambarkan pada flowchart yang sama. Simbol
konektor harus digunakan dan percabangannya diletakan pada halaman yang
terpisah atau hilangkan seluruhnya bila percabangannya tidak berkaitan
dengan sistem.
- Gunakan
simbol-simbol flowchart yang standar
Bentuk-bentuk yang digunakan dalam Flow Chart
Dua Proses Struktur Dasar pada Flow Chart
1. Pemilihan Berkondisi
Yaitu pemilihan langkah berikutnya yang ditentukan berdasarkan suatu kondisi, seperti: jika kondisi terpenuhi, maka proses berlanjut, jika tidak proses menempuh alternatif lain, hal ini diungkap melalui pernyataan IF-THEN atau IF-THEN-ELSE, contoh segment proses pemilihan;
2. Proses Pengulangan
Berlangsung atas jumlah pengulangan yang ditetapkan saat
program dibuat/ditetapkan dan saat program dijalankan, diungkapkan melalui
pernyataan REPEAT-UNTIL, FOR-DO, atau WHILE-DO, contoh segment Pengulangan.
SIMBOL-SIMBOL FLOWCHART
|
Bentuk |
Nama |
Keterangan |
![]() |
Garis
atau tanda panah |
Menunjukkan
urutan proses. Tanda panah digunakan untuk aliran yang tidak standar yaitu
aliran yang bukan aliran dari atas ke bawah atau dari kiri ke kanan. |
|
Terminal |
Menunjukkan
awal atau akhir dari program atau sub-proses. Biasanya berisi kata “Mulai”
atau “Selesai”. Atau istilah lain yang menunjukkan dimulainya atau
diakhirinya proses. |
|
|
Proses |
Mewakili sebuah operasi yang akan merubah nilai, bentuk, atau
lokasi dari data. |
|
|
Keputusan |
Menunjukkan operasi kondisional yang menentukan satu dari dua
jalur yang akan dipakai program. Operasi ini biasanya adalah pertanyaan
“ya/tidak” atau “benar/tidak”. |
|
|
Input/Output |
Menunjukkan proses peng-input-an dan peng-output-an data,
contohnya untuk memasukkan atau menampilkan data. |
|
|
Anotasi (komentar) |
Mengindikasikan informasi tambahan tentang suatu langkah di
dalam program. Digambarkan dengan sebuah segi empat terbuka dengan garis utuh
atau garis putus-putus yang menghubungkannya dengan simbol tertentu di
flowchart. |
|
|
Predefined process |
Predefined process (proses yang sudah ditentukan sebelumnya)
menunjukkan proses yang sudah didefinisikan di tempat lain. |
|
|
On-page Connector |
On-page Connector (konektor di dalam satu halaman) adalah
sepasang konektor berlabel yang digunakan untuk menggantikan garis yang
panjang atau yang membingungkan. Digambarkan dengan lingkaran kecil dengan
sebuah huruf di dalamnya. |
|
|
Off-page Connector |
Off-page Connector (konektor di luar halaman) adalah konektor
berlabel yang digunakan ketika targetnya berada di halaman lain. |
SIMBOL FLOWCHART LAINNYA
|
Bentuk |
Nama |
Keterangan |
|
File data atau basis data |
Data
yang diwakili oleh silinder (disk drive). |
|
|
Dokumen (tunggal) |
Dokumen
tunggal. |
|
|
Dokumen (lebih dari satu) |
Dokumen
yang jumlahnya lebih dari satu. |
|
|
Operasi Manual |
Menunjukkan
suatu operasi atau penyesuaian proses yang hanya bisa dilakukan secara
manual. |
|
|
Input Manual |
Input
manual |
|
|
Persiapan atau Inisialisasi |
Awalanya
digunakan untuk langkah-langkah seperti menyiapkan saklar atau
menginisialisasi sebuah routine (serangkaian kode yang digunakan berkali-kali
dalam sebuah program). |
Flowchart dibutuhkan dalam kehidupan sebagai penyederhanaan rencana dari tindakan-tindakan yang akan kita lakukan. Ketika ingin melakukan sesuatu jangan terlalu banyak berharap bahwa semua tindakan akan berjalan lancar, pasti akan ada kesulitan atau rintangan-rintangan. Dengan melakukan suatu perencanaan kita bisa mempersiapkan diri terlebih dahulu ketika ada kesulitan/rintangan/hambatan yang menghadang.
Buat perencanaan (hidup) dengan hasil akhir yang ideal terlebih dahulu, kemudian baru pikirkan tentang kesulitan/rintangan/hambatan yang mungkin terjadi. Pikirkan apa yang harus dilakukan ketika muncul suatu kesulitan/rintangan/hambatan. Pikirkan apa solusi idealnya, apa solusi yang realistis, dan apa yang harus dilakukan jika tidak menemukan solusinya.
Contoh-Flowchart:
CONTOH FLOWCHART MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF
B. Storyboard Multimedia Interaktif
Storyboard visualisasi ide dari aplikasi yang akan dibangun, sehingga dapat memberikan gambaran dari aplikasi yang akan dihasilkan. Storyboard dapat dikatakan juga visual script yang akan dijadikan outline dari sebuah proyek, ditampilkan shot by shot yang biasa disebut dengan istilah scene.
Keuntungan menggunakan Storyboard adalah dapat membuat pengguna untuk mengalami perubahan dalam alur cerita untuk memicu reaksi atau ketertarikan yang lebih dalam. Kilas balik, secara cepat menjadi hasil dari pengaturan Storyboard secara kronologis untuk membangun rasa penasaran dan ketertarikan.
Seorang pembuat Storyboard harus mampu menceritakan sebuah cerita yang bagus. Untuk mencapainya, mereka harus mengetahui berbagai film, dengan pengertian tampilan yang bagus, komposisi, gambaran berurut dan editing. Mereka harus mampu untuk bekerja secara sendiri atau dalam sebuah bagian tim. Mereka harus mampu menerima arahan dan juga bersiap membuat perubahan terhadap hasil kerja mereka.
Fungsi Storyboard Media Pembelajaran Interaktif
- Memperjelas
Flow Chart
- Pedoman
bagi Animator, Programmer & Narrator
- Dokumen
Tertulis
- Bahan
Pembuatan Manual Book
Ketentuan Umum Storyboard Media Pembelajaran Interaktif
- Bentuk-bentuk
gambar yang disiapkan disertai dengan penjelasan-penjelasan atau narasi.
- Penulisan
storyboard ini sebaiknya diisi unsur visual terlebih dahulu.
- Struktur
kalimat sederhana, hindari kalimat-kalimat yang panjang dan berbelit.
- Bahasa
yang digunakan adalah bahasa lisan bukan bahasa tulisan (terutama yang
harus dibacakan oleh narrator)
- Narasi
biasanya disusun kemudian untuk melengkapi hal-hal yang sulit diungkapkan
dalam bentuk visual.
- Simbol
dalam bentuk yang sederhana, jelas maknanya serta sudah diketahui oleh
siswa.
- Gambar
dalam bentuk yang menarik, warna kontras (kecuali untuk background)
komposisi yang tepat dan sederhana, mudah dibaca dan dipahami.
Format Storyboard Desain Media Interaktif Storyboard Model Kartu

Storyboard Jenis Landscape

Storyboard Double Coloum

- NO
Berisi Nomor frame (satu tampilan di layar monitor)
- KETERANGAN
Berisi Keterangan keterangan yang menunjukan posisi frame cotoh
misalnya seperti : menu, sub menu, uraian menu, dll
- VISUAL
Berisi semua unsur yang divisualkan meliputi teks, animasi, video, gambar,
dll
- AUDIO
Berisi semua unsur yang audio, meliputi narasi, musik, sound effect, dll
Storyboard Untuk Video
Storyboard untuk video memiliki perbedaan pada beberapa
bagian, seperti komponen yang ada pada template, teknik pengambilan gambar,
teknik editing, lokasi pengambilan gambar, sudut pengambilan gambar dll.
Pada dasarnya storyboard untuk video menggambarkan rangkaian
tampilan yang akan dijadikan video, mulai dari awal atau judul hingga credit
title. Masing-masing bagian atau yang biasa disebut scene berisi komponen detil
mengenai aktor (ekspresi, gerakan, pakaian, properti), teknik pengambilan
gambar, lokasi pengambilan gambar, suasana, narasi yang akan disampaikan,
backsound (apabila ada).
Contoh storyboard sederhana untuk produksi video
Apabila Anda berencana untuk membuat video hanya di satu
lokasi, dan menggunakan satu aktor, komponen storyboard juga tidak akan serumit
yang disebutkan sebelumnya. Hanya saja pastikan narasi yang akan disampaikan
sudah disiapkan dan dilatih terus, karena berbicara di depan kamera pasti
berbeda dengan berbicara langsung di depan kelas.
Apabila Anda selama ini menggunakan powerpoint dalam
menyampaikan materi di kelas, Anda dapat menggunakan file tersebut sebagai
landasan dalam pembuatan storyboard untuk konten eLearning format multimedia
interaktif.
Tips dan Strategi Menyusun Storyboard
Mengingat pentingnya storyboard dalam pengembangan konten
eLearning, berikut ini strategi yang dapat membantu Anda dalam melakukan desain
storyboard.
- Gambar-gambar
yang akan digunakan sebaiknya konsisten dan jelas sesuai dengan desain
antarmuka sebelum proses pembuatan desain storyboard dimulai.
- Kombinasi
dari berbagai metode desain instruksional dapat digunakan untuk memberikan
informasi, seperti audio, ilustrasi gambar dan studi kasus.
- Pembuatan
konten eLearning yang menyertakan interaktivitas, sebaiknya disetujui
terlebih dahulu, untuk menghindari ketidaksesuaian dengan pengguna.
- Jangan
lupa sertakan quiz atau evaluasi jenis lainnya
- Hal-hal
yang menyulitkan pengguna seperti melebih-lebihkan informasi harus
diperhatikan agar tidak dilakukan oleh SME.
- Sebelum
mengembangkan storyboard, buatlah rencana awal untuk menyusun format,
urutan, dan penyajian konten tertentu. Rencana tersebut dapat meliputi
tujuan pembelajaran dan membagi mata kuliah menjadi beberapa modul, serta
menyiapkan alur untuk memvisualisasikan interaksi atau skenario yang
kompleks.
Setelah Anda telah mempersiapkan hal-hal tersebut, berikut
ini 8 langkah mudah dalam menyusun storyboard untuk eLearning:
- Menetapkan
tujuan mata kuliah. Anda dapat berdiskusi bersama dengan klien untuk
merumuskan hasil akhir yang akan dicapai oleh pengguna.
- Mengumpulkan
materi. Anda dapat bekerjasama dengan SME untuk melakukan analisis
kebutuhan, identifikasi pengetahuan yang harus dimiliki oleh pengguna, dan
identifikasi kesulitan-kesulitan yang mungkin akan dihadapi.
- Menetapkan
learning objective yang akan menjadi panduan selama proses pengembangan
multimedia untuk konten eLearning.
- Membuat
kriteria asesmen. Setiap learning objective harus sejalan dengan level
dari Taksonomi Bloom. Dengan demikian, akan membantu Anda dalam memeriksa
pengetahuan yang akan dicapai atau skenario untuk menilai pebelajar.
- Gunakan
template storyboard yang sudah ada, lebih baik jika template tersebut
gratis.
- Pilih
model atau metode desain tertentu yang dapat menyampaikan konten eLearning
Anda secara efektif dan mudah dipahami oleh pebelajar. Ada beberapa model
yang dapat Anda gunakan: ADDIE, Knirk and Gustafson, SAM, The Action
Mapping Process, Gagne’s 9 Principles, CCAF, dan lain-lain.
- Pilih
element desain yang akan digunakan seperti gambar-gambar, video,
interaktif, dan kuis-kuis.
- Pilih
authoring tools yang sesuai dengan kemampuan Anda. Authoring tools
merupakan alat yang digunakan untuk mengembangkan multimedia khususnya
konten eLearning. Alat yang dapat Anda gunakan seperti: Articulate
storyline, Articulate Studio ‘13, Lectora, Adobe Captivate, Moodle, Claro,
Udutu, dan lain-lain.
Dengan demikian, storyboard tidak hanya dapat digunakan pada
industri video, melainkan juga sangat berperan penting dalam pembuatan
multimedia interaktif pada konten eLearning.
C. Format Storyboard dan Komponen
Awalnya Format Storyboard dan Komponen ialah kumpulan dari kertas gambar yang terdiri dari rangkaian-rangkaian kejadian dalam produksi film, termasuk film animasi. Hal ini bisa menjadi kerangka dasar untuk sutradara atau pembuat skenario agar film seharusnya berjalan. Seperti halnya dengan pembuatan aplikasi multimedia interaktif.
Selain itu, perlu diketahui bersama bahwa Storyboard tidak terbatas hanya pada pembuatan animasi atau film saja, sebab produksi iklan, game, cd multimedia dan e-learning pun menggunakan story board. Storyboard ini sering dimanfaatkan dalam dunia multimedia seperti desain grafis, dan pembuatan film. Sebab storyboard berkaintan dengan gambar menggambar, sama halnya dengan membuat sketsa gambar peritiwa-peristiwa pada sebuah cerita dalam film atau video pendek. Dalam hal ini tentu dalam pembuatan film storyboard sangat dibutuhkan. Utamanya pada film animasi ataupun video pendek.
Pada umumnya penulisan storyboard dan storyline sering
menjadi satu kesatuan yang saling mendukung terdiri dari beberapa adegan yang
tersusun dan didalamnya terdapat :
- Bentuk adegan/potongan-potongan gambar sketsa
- Bentuk (alur cerita) untuk memperjelas gambar sketsa
- Bentuk dramatisasi (adegan yang berisi tentang adegan karakter tertentu)
Dengan Storyboard tidak hanya akan mempercepat proses
pembuatan film, tetapi juga untuk mewujudkan visi artistik produk Multimedia
yang akan di buat. Sehingga dengan mengacu pada rencana shooting dalam
storyboard para pemain dan kru dapat mengerjakan tugas mereka masing-masing
dengan cepat atau tepat. Storyboard secara gamblang memberikan tata letak
visual dari adegan seperti yang terlihat melalui lensa kamera.
Komponen – komponen penyusun storyboard
- Judul : Berisi tentang judul, scene,dll
- Sub Judul : Berisi tentang pennjelasan take shot, lokasi, waktu pembuatan,dll
- Visual : Berisi tentang menyisipkan visual adegan atau foto,grafis,dll
- Audio : Berisi tentang suara/audio yang melengkapi nama dari file rekaman, dan bisa ditambahkan seperti efek suara
- Dialog/Action : Berisi tentang adegan yang di perankan oleh aktor secara detail dan pergerakan kamera dari segi angle, framing,dll
- Properties : Berisi tentang penjelasan wardrobe, property, dan durasi.
Fungsi Storyboard
Secara umum, fungsi storyboard yaitu sebagai media konsep
serta ungkapan yang kreatif dalam penyampaian suatu ide atau gagasan. Dalam
storyboard juga seseorang dapat menambahkan arahan-arahan seperti arahan audio,
letak atau arahan informasi lainnya. Terdapat beberapa fungsi dari storyboard,
diantaranya yaitu:
- Dalam penggarapan suatu film, storyboard berguna untuk menggambarkan alur cerita menurut garis besarya saja dari bagian awal, tengah hingga akhir.
- Kemudian berguna sebagai pembuat perencanaan di suatu film
- Dan secara keseluruhan dapat membuat dengan mudah dalam pembuatan serta pemahaman alur film. Sekarang storyboard ini juga berguna dalam pembuatan suatu game, seperti membuat sketsa alur game tersebut dari awal hingga akhir.
Tujuan Storyboard
Tujuan dari storyboard adalah:
- Sebagai
pemandu terhadap orang-orang yang terlibat didalamnya, mulai dari
sutradara, penuli cerita, lighting serta kameramen sekalipun
- Memungkinkan
untuk seorang dalam pembuatan film guna memprevisualisasikan ide-idenya
- Merupakan
alat untuk mengkomunikasikan keseluruhan ide film
- Menerangkan
suatu alur narasi dari sebuah cerita
- Berperan
dalam pewaktuan “timing” pada sequence, percobaan-percobaan melalui sudut
pandang kamera, perpindahan dan kesinambungan “continuty” antar
elemen-elemen dalam sebuah frame.
Langkah-Langkah Membuat Storyboard
Adapun langkah-langkah dalam pembuatan storyboard yaitu:
- Mencatat
bagian-bagian penting, ide serta konsep yang akan ditampilkan dalam
storyboard
- Pada
dasarnya Storyboard merupakan gambar serial dan lengkap dengan penjelasan
semua langkah serta keterangan yang dibutuhkan guna menyelesaikan tujuan
dibuatnya suatu film
- Membuat
sketsa kasar visual dalam semua frame
- Visual
secara nyata menampilkan adegan utama
- Storyboard
dapat dirancang menggunakan kertas dengan coretan dan tulisan manual
maupun dengan menggunkan perangkat seperti Microsoft Word
Sebelum membuat suatu storyboard sebaiknya membuat:
- Membuat
rincian atau cakupan
- Membuat
rincian naskah
- Mendetailkan
grafik dan visual
Format apapun yang akan ditampilkan pada storyboard,
terdapat suatu informasi yang harus dicantumkan, seperti:
- Sketsa
atau gambaran layar, halaman ataupun frame
- Warna,
penempatan serta ukuran grafik apabila diperlukan
- Teks
asli, apabila ditampilkan dalam halaman atau layar
- Warna,
ukuran serta tipe font jika menggunakan teks
- Narasi
jika dibutuhkan
- Animasi
jika dibutuhkan
- Video
jika dibutuhkan
- Audio
jika dibutuhkan
- Interaksi
dengan penonton jika dibutuhkan
- Dan
hal lain yang harus diketahui oleh staf produksi
Penggunaan Storyboard
Berikut adalah beberapa penggunaan storyboarddi antaranya
yaitu:
FILM
Dalam pembuatan suatu film dengan tingkat kesetiaan pada
naskah , storyboard dapat menyediakan tata letak visual dari peristiwa yang
harus dilihat dengan lensa kamera. Serta pada kasus media interaktif, itu
merpakan tata letak dan urutan yang mana pengguna atau penampil melihat konten
atau informasi. Dalam pembuatan storyboard, rincian yang paling teknis yang
terlibat pada pembuatan film atau proyek media interaktif dapat digambarkan
lebih efisien baik dalam gambar, atau teks tambahan.
Animasi
Dalam pembutan animasi dan efek khusus bekerja, teknik
storyboard mungkin akan digunakan dengan disederhanakan mock-up yang disebut
“animatics” guna memberikan ide yang lebih baik mengenai bagaimana adegan
tersebut akan terlihat dan merasa dengan gerak dan waktu. Sederhananya,
animatik merupakan serangkaian pada gambar diam yang kemudian diedit dan
ditampilkan secara berurutan. Lebih umum, sebuah kasar dialog dan / atau jalur
suara kasar ditambahkan dalam urutan gambar diam tersebut (biasanya diambil
dari storyboard) guna menguji apakah suara serta gambar yang bekerja secara
efektif bersama-sama.
Photomatic
Photomatic (mungkin berasal dari ‘animatik’ atau
foto-animasi) yaitu serangkaian foto yang diedit bersama seta disajikan dalam
layar secara berurutan . Biasanya, suara-over , soundtrack danefek suara yang
ditambahkan pada bagian tersebut guna membuat presentasi untuk menunjukkan
bagaimana dalam suatu film bisa menembak serta dipotong bersamaan. Semakin
digunakan oleh pengiklan dan juga biro iklan sebagai penelitian efektivitas
storyboard yang mana sebelumya diusulkan oleh mereka sebelum melakukan ke ‘full
up’ iklan televisi.
Buku-Buku Komik
Banyak dari penulis yang telah menggunakan jenis gambar
storyboard (meskipun agak samar) untuk scripting pada buku komik mereka, yang
sering menunjukkan pementasan tokoh, latar belakang serta penempatan balon
dengan instruksi untuk seniman yang dibutuhkan sering ditulis dalam bentuk
margin serta dialog atau keterangan ditunjukkan.
Bisnis
Storyboard yang seriring digunakan oleh industri untuk
perencanaan kampanye iklan, iklan, sebuah usulan atau presentasi bisnis lain
yang dimaksudkan yaitu guna meyakinkan atau memaksa konsumen untuk bertindak.
Perusahaan konsultan mengajarkan teknik pada staf mereka untuk digunakan selama
pengembangan presentasi klien, sering mempekerjakan “teknik kertas coklat”
dengan merekam mock-up slide presentasi dalam sepotong kertas kraft besar yang
dapat digulung guna transportasi mudah. Storyboard awalnya berupa hal sederhana
seperti judul slide pada Post-It catatan, yang selanjutnya diganti dengan slide
presentasi rancangan sebagaimana yang akan mereka diciptakan.
Manfaat Format Storyboard dan Komponen
- Manfaat
dari dibuatnya storyboard adalah:
- Menjadikan
proses pembuatan fil menjadi cepat
- Menunjukkan
visi artistik suatu produk film atau multimedia
- Memberikan
tata letak visual dari adegan seperti yang terlihat pada lensa kamera









Komentar
Posting Komentar